Sidewalk stories

Di Museum Pablo Picasso

museum picasso

Di Museum Pablo Picasso.
Karya yang paling menarik mata saya:
Portrait de Dora Maar, delapan pada satu dinding serta satu lagi di dinding yang lain.
Man with A Straw Hat and An Ice Cream Cone.
Empat karya Standing Nude memakai crayon.
LA CABRA atau The Goat.

Lalu kita masuk ke audiovisual room bersama. Kamu bertanya, “Kamu ingin keluar atau tetap di kamar ini?” Saya bilang, “It’s up to you.” Dan itu adalah tanda, saya sudah tidak peduli lagi. “Wow, kamu mengeluarkan kata-kata itu. Bombs.” Saya hanya tersenyum dan beranjak keluar.

The Lovers, saya ingin membakarnya.
Saya berasa seperti The Head Hunter. KILL KILL KILL.

Lukisan Pria di Perapian menarik. Tapi Two Bathers lebih-lebih lagi. Mengingatkan saya pada karya Théodore Chassériau dengan The Two Sisters dan School of Fontainebleau dengan Gabrielle d’Estrées and One of Her Sisters. Dua perempuan berpose bersama. Satu lukisan memakai baju dan lainnya bugil. Mengingatkan saya pada kita.

K i t a.
Andai kata ini memiliki bentuk lampau sendiri. Kamu. Kamu seperti karya-karya Picasso berbentuk alat musik. Menarik, kreatif, klasik, namun tidak bisa berbunyi dan dimainkan. Kamu mendekati karya Sleeping Woman.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s