Sidewalk stories

Partisipasi Kecemenan

Di jajaran buku soal politik demokrasi partisipasi publik saya menemukan diri berpartisipasi dalam lamunan global mengenai betapa idealnya jika orang yang kita cintai merasakan hal yang sama. Sungguh sebuah partisipasi yang cemen. Hal seperti inilah yang tidak mungkin saya bagi dengan teman-teman. Saya bisa berbagi mengenai ide-ide anarkis, plot vandalisme, perusakan fasilitas pemerintah maupun memasuki jaringan internet pemerintah dan memasang foto busuk di halaman depannya tapi maaf, tidak hal ini. Saya malu. saya bahkan malu karena saya malu. Mungkin suatu hari saya bisa cerita pada sekumpulan teman terdekat bahwa saya pernah jatuh cinta dengan malunya, tapi maaf, tidak hari ini.

Biarkan saya dan kecemenan ini hanya saya yang menikmati. Saat ini saya menderita tapi semoga suatu hari nanti saya bisa tertawa mengingatnya. Sampai nanti, semoga.

*A tribute to you, my anarchist friend.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s